Teror Ganjil Pada Perempuan

PNS BKKBN
22/11/2019 227 view Lainnya pixabay.com

Kejahatan bisa menimpa siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Jenis kejahatan pun juga beraneka ragam macamnya. Mulai dari penipuan, perampokan, pencopetan, pelecehan seksual dan masih banyak jenis kejahatan yang lainnya.

Namun demikian jenis kejahatan yang baru-baru ini muncul di Kota Tasik Malaya Jawa Barat, menurut penulis adalah jenis kejahatan baru dan tergolong kejahatan aneh dan ganjil.

Kejahatan tersebut adalah berupa teror pelemparan sperma yang dilakukan oleh seorang laki-laki dan kepada beberapa orang perempuan yang menjadi korbannya. Kejahatan ini terasa tak lazim dan karena itulah kejahatan ini kemudian mudah tersebar ke masyarakat serta cukup menarik perhatian publik.

Kejahatan model ini bukan saja terjadi hanya kepada satu perempuan saja, namun sudah puluhan orang yang menjadi korban. Dan hingga saat ini, yang melapor ke pihak berwajib bahwa mereka menjadi korban oleh pelaku kejahatan sebanyak lima orang. Semakin ganjil dan aneh kejahatan tersebut karena pelaku bukan saja melakukan kejahatan tersebut di tempat sepi namun juga dilakukan pada tempat-tempat yang ramai.

Terbongkarnya kejahatan ganjil pelemparan sperma oleh pelaku kepada perempuan ini, karena salah satu korban berhasil memotret si pelaku saat melakukan aksi kepada dirinya. Foto yang kemudian berhasil dijepret korban tersebut dilaporkan kepada suaminya dan kemudian oleh suami diunggah ke media sosial. Sontak kejahatan ganjil ini pun kemudian menjadi viral.

Singkat cerita, beberapa korban akhirnya melaporkan teror ini kepada pihak yang berwajib bahwa mereka juga pernah diperlakukan seperti yang terjadi pada korban. Pihak kepolisian pun kemudian bergerak cepat dan akhirnya mampu menangkap pelaku.

Kepada pihak kepolisian pelaku awalnya mengaku bahwa perbuatannya hanyalah iseng belaka. Namun pengakuan pelaku kemudian berkembang bahwa dirinya melakukan itu semua berasal dari imajinasi yang kemudian membangkitkan hasrat. Maka ketika hasrat seksual itu muncul pelaku tersebut melakukan teror kepada perempuan, yang menurut pelaku hal ini membuatnya merasa puas dan bahagia. Perbuatan pelaku yang didorong oleh hasrat seksual yang merupakan manivesatasi dari imajinasi menjadi perilaku kejahatan teror sperma tersebut cukup membuat kita miris.

Dari pemeriksaan awal ditemukan bahwa kondisi pelaku adalah normal, dia sehat jiwa dan raga serta orangnya rasional. Secara lahiriah dan batiniah pelaku waras. Dan setiap pertanyaan diberikan kepada pelaku pada saat pemeriksaan mampu dijawab dengan lancar.

Ini menandakan bahwa pelaku tidak ada gangguan jiwa yang berarti. Dapat disimpulkan bahwa kejahatan ganjil yaitu teror sperma kepada perempuan yang dilakukan oleh pelaku dilakukan secara sengaja dan sadar.

Kejahatan seperti ini cukup berbahaya. Berbahaya dikarenakan aksi yang dilakukan oleh pelaku adalah perbuatan yang dilakukan secara sadar, rasional dengan kewarasan karena tidak ada gangguan jiwa pada pelaku. Pelaku melakukannya dengan sadar hanya karena tidak bisa mengendalikan hasrat seksualnya dan akhirnya melampiaskannya dengan melakukan aksi kejahatan teror sperma.

Lebih berbahaya lagi karena itu merupakan perilaku yang berjenjang. Artinya, pelaku hanya berimajinasi saja kemudian meningkat menjadi dorongan hasrat kepada lawan jenis dan berujung pada aksi kejahatan dengan melakukan teror menggunakan sperma. Lalu hal ini membuat pelaku merasakan puas dan bahagia karena hasratnya terpenuhi.

Jika hal ini kemudian tidak terbongkar, kejahatan pelaku bisa berkembang kepada perilaku kejahatan yang lebih tinggi lagi. Bisa jadi lama kelamaan menjadi tak puas hanya sekedar melakukan aksi teror pelemparan sperma namun lebih dari itu yaitu pelaku akan melakukan kejahatan seperti pelecehan seksual secara langsung atau pun kemudian melakukan aksi pemerkosaan kepada perempuan yang dia anggap mampu memuaskan gelora hasrat seksualnya.

Ketika si pelaku tidak memperoleh pelampiasan terhadap perilaku ganjil yang merupakan manifestasi dari imajinasi yang berkembang menjadi hasrat seksual dan kemudian diimplementasikan melalui perbuatan kepada perempuan dewasa bisa jadi lama-kelamaan pelaku akan melakukan kejahatannya bukan saja hanya kepada perempuan dewasa namun juga kepada anak-anak terutama anak-anak perempuan. Ini akan sangat membahayakan.

Untuk itu sudah sewajarnya pelaku kejahatan teror sperma tersebut mendapatkan hukuman dari pihak yang berwajib, terlebih kejahatan tersebut dilakukan oleh orang waras dengan sadar melakukan aksinya. Ini penting, agar ke depan tidak ada lagi kejahatan kepada perempuan di ruang publik apapun bentuknya.

Keluarga, masyarakat, lingkungan sekitar dan aparat keamanan harus hadir dalam upaya memberikan perlindungan yang menyeluruh terhadap perempuan, agar perempuan merasa aman dan nyaman beraktivitas di ruang publik dan domestik tanpa bayang-bayang kecemasan terhadap teror, kekerasan dan kejahatan apapun bentuknya. Mari bersama-sama kita lindungi kaum perempuan sebab tanpa mereka kita tak akan pernah ada.

The Columnist memiliki obsesi menghargai artikel para intermediate writer yang belum mendapat tempat di media mainstream. Karena kami punya keyakinan, artikel yang ditolak terbit media mainstream tersebut bukan berarti tidak kritis dan menarik. Silahkan kirim artikel tersebut di sini. Jika memenuhi standar The Columnist, kami akan bantu menerbitkan untuk menemui pembacanya.
Artikel Lainnya