Indonesia Maju 2045 : Potensi Dampaknya Terhadap Perekonomian Global

Mahasiswa Hubungan Internasional, Universitas Islam Indonesia
Indonesia Maju 2045 : Potensi Dampaknya Terhadap Perekonomian Global 23/12/2023 167 view Ekonomi Canva edit

Kemerdekaan 100 tahun merupakan momentum penting bagi sebuah bangsa. Peringatan akan perjuangan dan pengorbanan, yang melahirkan identitas nasional yang terbentuk dalam kurun waktu yang tidak sebentar. Hal ini memberikan inspirasi bagi generasi mendatang untuk melanjutkan dan meningkatkan pencapaian bangsa. Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia telah menorehkan jejak kuat dalam sejarahnya yang panjang. Kehadirannya dalam panggung internasional memiliki potensi besar dalam mempengaruhi perekonomian global.

Visi “Indonesia Emas 2045” yang menandai terwujudnya Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045, tampaknya bukan lagi sekedar wacana belaka. Dikutip dari Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), memperkirakan ekonomi Indonesia pada tahun 2045 akan mencapai U$Rp8,89 triliun, yang artinya dapat mengantarkan negara ini menduduki ekonomi terbesar ke-5 di dunia. Bonus demografi Indonesia berperan aktif dalam prediksi ini , dimana jumlah penduduk usia produktif Indonesia diprediksi akan mencapai 64% dari total penduduk.

Banyaknya sumber daya yang dimiliki Indonesia menjadi salah satu poin utama yang mempengaruhi perekonomian global. Dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa, Indonesia menjadi salah satu pasar terbesar di dunia. Potensi ini dapat menjadi peluang bisnis yang substansial bagi perusahaan lokal dan asing di Indonesia. Dampaknya, Indonesia akan menjadi pasar yang menarik perhatian negara internasional.

Implikasi Indonesia sebagai negara maju akan terasa secara luas, baik terhadap negara-negara maju maupun negara-negara berkembang. Secara khusus, pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Indonesia akan membuka peluang besar bagi investasi, perdagangan, dan kerja sama internasional. Bagi negara-negara maju, hal ini akan memperluas pasar dan memungkinkan kerja sama yang lebih erat dalam berbagai bidang. Sementara bagi negara-negara berkembang, Indonesia sebagai negara maju dapat menjadi contoh sukses dan mitra yang memberikan bantuan serta peluang lebih besar dalam perdagangan dan investasi.

Dalam rangka menciptakan hal tersebut, Indonesia bercita-cita untuk meningkatkan pendapatan per kapita yang setara dengan negara maju dan berkomitmen untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi lebih dari 8% per tahun. Berdasarkan, RPJMN Bappenas Tahun 2020-2024 yang menargetkan pertumbuhan ekonomi yang tumbuh rata-rata 6 persen dalam 5 tahun. Indonesia diharapkan dapat keluar dari Middle Income Trap (MIT) pada tahun 2036.

Namun, untuk mewujudkan potensi ini, Indonesia perlu menghadapi sejumlah tantangan. Infrastruktur yang memadai, reformasi pendidikan yang komprehensif, kestabilan politik, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan adalah beberapa di antaranya. Reformasi yang berkelanjutan dan kebijakan yang progresif diperlukan untuk menyelesaikan masalah-masalah ini.

Beberapa langkah strategis yang dapat diupayakan seperti nasionalisme produk lokal, memperbaiki kualitas SDM, membangun infrastruktur, dan transformasi ekonomi. Dengan dukungan kerjasama, komitmen dan sinergi dari seluruh komponen bangsa yang turut andil untuk menciptakan keberhasilan visi tersebut. Maka, bukan hal mustahil Indonesia ke depannya diproyeksikan dapat berperan menjadi pusat ekonomi yang berpengaruh di kawasan regional maupun global.

Pertama, nasionalisme produk lokal guna mendorong penduduk menjadi konsumen berkelanjutan. Meningkatkan permintaan domestik pada produk lokal dapat membangun kepercayaan dan memotivasi konsumen untuk memilih produk dalam negeri.

Kedua, meningkatkan kualitas SDM. Investasi dalam pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan menjadi kunci. Dengan memperbaiki kualitas SDM, Indonesia akan menciptakan tenaga kerja yang lebih produktif dan berdaya saing global.

Ketiga, membangun infrastruktur. Investasi dalam bidang infrastruktur, seperti pembangunan fasilitas transportasi, pengembangan teknologi berbasis digital, serta perluasan jaringan informasi dan komunikasi akan mendukung konektivitas antar wilayah dan memperlancar arus barang dan jasa. Sehingga, dapat merangsang pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor yang berdampak pada meningkatnya produktivitas.

Keempat, transformasi ekonomi. Pergeseran dari ekonomi berbasis Sumber Daya Alam (SDA) menuju ekonomi berkelanjutan memiliki peran esensial. Dengan memanfaatkan SDA secara bijaksana, mengembangkan energi terbarukan, mendukung pertanian berkelanjutan, dan mendorong inovasi teknologi hijau akan membantu menciptakan ekonomi yang lebih ramah lingkungan. Untuk mencapai target ini, Indonesia harus mengoptimalkan komoditas mineral melalui hilirisasi dan berfokus untuk memulihkan perekonomian di tengah tantangan global.

Dalam konteks perekonomian global yang terus berubah, Indonesia turut memiliki peran yang semakin signifikan dalam mengatasi berbagai masalah berskala global. Keterlibatan Indonesia dalam isu-isu seperti perdamaian, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan akan semakin berdampak pada panggung global.

Kunci utama bagi Indonesia, yaitu dengan terus memperkuat kemitraan baik di tingkat regional maupun global. Kerjasama yang erat dengan negara-negara maju dan berkembang akan menjadi fondasi kuat bagi pencapaian visi “Indonesia Emas 2045”. Selain itu, upaya dalam menjaga stabilitas politik, meningkatkan tata kelola yang baik, dan memperkuat regulasi ekonomi juga menjadi aspek krusial.

Indonesia bukan hanya menjadi saksi, tetapi juga pemain utama dalam perubahan dinamika ekonomi global. Dengan langkah-langkah strategis yang tepat, Indonesia dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan di tingkat global. Pada tahun 2045, Indonesia bukan hanya menjadi negara maju dalam arti sempit, tetapi juga menjadi sumbangan berharga bagi kemajuan dunia secara keseluruhan.

Mewujudkan visi Indonesia Maju di tahun 2045 bukanlah tugas yang mudah, namun dengan komitmen yang kokoh dari semua sektor masyarakat, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi yang berdampak pada perekonomian global. Visi ambisius ini bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang kesempatan untuk memberikan kontribusi positif bagi dunia yang lebih luas.

Saatnya bagi Indonesia untuk bersiap menjadi kekuatan besar dalam perekonomian global dan berkontribusi dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi semua.

Jika anda memiliki tulisan opini atau esai, silahkan dikirim melalui mekanisme di sini. Jika memenuhi standar The Columnist, kami dengan senang hati akan menerbitkannya untuk bertemu dengan para pembaca setia The Columnist.
Artikel Lainnya