Dampak Positif Kerja Sama Ekonomi Digital Indonesia dan Singapura

Dampak Positif Kerja Sama Ekonomi Digital Indonesia dan Singapura 31/12/2022 95 view Ekonomi east.vc

Pada tanggal 7 September 2017, Indonesia dan Singapura telah melakukan kerja sama untuk meningkatkan kekuatan ekonomi digital. Kerja sama ini telah disepakati dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) di The Istana, Singapura. Sebagai perwujudan kerja sama ekonomi digital antara Indonesia dan Singapura maka kedua negara membentuk Nongsa Digital Park (NDP) di Kota Batam, yang berfungsi sebagai pertumbuhan startup digital. Batam dipilih sebagai tempat didirikannya NDP karena Batam merupakan kota dengan perkembangan kawasan industri yang sangat pesat, dan lokasi Batam yang berada di jalur pelayaran internasional serta berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura. Batam juga terus berkembang dan menjadi incaran para investor dari sisi kesiapan hingga fasilitas infrastruktur yang tergolong cukup baik.

Indonesia memilih Singapura sebagai rekan kerja sama karena Singapura merupakan negara maju yang lebih unggul dalam bidang teknologi dan juga e-commerce. Nongsa Digital Park sendiri berfungsi sebagai digital hub atau jembatan digital yang memiliki beragam fasilitas yang ditujukan bagi komunitas digital, teknologi, bahkan perusahaan startup. Dengan ini kita dapat melihat bahwa saat ini Indonesia memiliki potensi dalam bidang ekonomi digital. Indonesia juga telah masuk dalam daftar negara G20 atau negara yang memiliki tingkat ekonomi yang besar di dunia.

Terdapat beberapa sektor di Indonesia yang berpotensi dalam perkembangan ekonomi digital, salah satunya adalah sektor keuangan. Menurut data dari eConomy SEA 2021 yang disampaikan oleh Bain, di mana investasi ekonomi digital lebih didominasi pada sektor industri layanan keuangan digital serta e-commerce, dan Indonesia merupakan negara dengan angka tertinggi di Asia Tenggara.

Dalam penulisan ini penulis menggunakan teori ekonomi politik internasional dalam perspektif merkantilisme dan juga teori win-win solution, tentunya hal ini sama-sama saling menguntungkan kedua negara. Dengan adanya Nongsa Digital Park, maka hal ini akan menarik para investor, dan hasilnya akan mempengaruhi pendapatan daerah dan juga nasional.

Selain memperkuat posisi Batam, Nongsa Digital Park juga membantu pemerinta Indonesia dalam mencapai target menciptakan 1.000 startup dengan nilai bisnis mencapai 10 miliar dolar AS. Maka dari itu pemerintah Indonesia dan Singapura memberikan keterbukaan terhadap arus ekonomi digital yang diharapkan oleh kedua negara dapat memberikan informasi dan juga mempermudah setiap aktivitas ekonomi dan mampu untuk meningkatkan upah minimum kota atau kabupaten (UMK). Sedangkan keuntungan yang di dapat oleh Singapura yaitu mendapatkan bantuan dari Indonesia berupa ekspansi bisnis melalui investasi serta pendirian perusahaan milik Singapura di Indonesia.

Adanya Nongsa Digital Park juga membuka peluang lapangan kerja dalam bidang startup digital, NDP juga memiliki peran yaitu untuk meningkatkan pertumbuhan startup dalam bidang digital atau program startup incubator. NDP juga menyediakan training sumber daya manusia dalam bidang teknologi dan komunikasi. Yang terakhir Indonesia dan Singapura juga bekerjasama dalam proyek transfer teknologi di bidang animasi, yaitu proses pemindahan pengetahuan, kemampuan serta fasilitas.

Pemerintah Indonesia sendiri berharap NDP dapat menjadi model bagi pengembangan area digital di kota lainnya. Dengan adanya NDP maka masa depan Indonesia diprediksikan akan menjadi yang paling unggul dalam Kawasan Asia Tenggara, hal ini juga diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bahwa perkembangan platform yang berbasis aplikasi digital seperti ride hailing, e-commerce, serta pelayanan jasa pembayaran digital, membuat Indonesia menjadi negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi digital yang paling besar serta tercepat di kawasan Asia Tenggara. Hal ini berpotensi untuk mengalahkan negara tetangga, karena adanya perkiraan bahwa di tahun 2025 ekonomi digital Indonesia akan menyentuh angka sebesar US$ 130 miliar.

Maka menurut penulis, dengan adanya investasi dan kerja sama ini menciptakan ketergantungan antara Indonesia dan Singapura yang tentunya saling menguntungkan kedua belah pihak, Indonesia juga mengambil langkah yang tepat dengan menjadikan Singapura sebagai rekan kerja sama, sebagaimana yang kita ketahui bahwa Singapura sangat unggul dalam hal teknologi ataupun digital. Maka dari itu kerja sama ini diharapkan dapat menggerakkan perekonomian terkhusus dalam bidang ekonomi digital dan juga menumbuhkan keharmonisan hubungan kerja sama bilateral kedua negara, sehingga arah perekonomian digital akan semakin membaik dengan adanya investasi dari pembangunan Nongsa Digital Park (NDP) di Batam dan tentunya agar tujuan dari masing-masing kedua negara dapat tercapai.

Jika anda memiliki tulisan opini atau esai, silahkan dikirim melalui mekanisme di sini. Jika memenuhi standar The Columnist, kami dengan senang hati akan menerbitkannya untuk bertemu dengan para pembaca setia The Columnist.
Artikel Lainnya